Kegalauan yg melanda ketika diri merasa rindu hadirnya buah hati tidak bisa hilang begitu saja. Segalau2nya hati, hadirnya buah hati adalah hak prerogratifnya Allah. Mau diapa2in kalo memang Allah blm berkehendak ya ga bisa. Makanya kita yg harus pintar menata hati untuk membuat kegalauan itu enggan mampir. Anyway, kita tetap harus berikhtiar semampu kita, sekuat kita. Dari beberapa blog yg kubaca barusan, bisa kusimpulkan bahwa aku harus memulai untuk melakukan hal2 ini:
1. Istighfar yg lbh banyak lagi. Karena ternyata dari istighfar itu tanda kepasrahan seorang hamba terhadap Sang Pencipta. Dan pernah diriwayatkan ada sahabat nabi yg berkeluh kesah krn blm dikaruniai anak, disuruh utk beristighfar. Dan sahabat itu pun dikaruniai 9 anak laki2.
2. Sedekah. Sedekah akan membuka segala bentuk kesulitan.
3. Lebih dekat dg anak yatim. Doa2 mereka selalu didengar Allah.
4. Selalu yakin dan berdoa. Karena Allah berjanji akan menjawab doa hambanya. Salah satunya adalah dg berdoa yg selalu dipanjatkan nabi Zakariya dan nabi Ibrahim.
Jadi, jangan galau. Jangan putus asa. Allah akan selalu mendengar doa yg kita panjatkan. Ketika doa kita blm terjawab, mungkin saatnya bagi kita utk introspeksi lagi.
No comments:
Post a Comment